Langsung ke konten utama

Golden Water

 Flashback ke tahun 1992 kelas 1-5

Mengenang masa2 sekolah.







*Pelajaran Sejarah*

kami diajar oleh Pak Guru yang menyenangkan dan akrab, berkulit putih dengan rambut ikal, postur tubuhnya mengingatkan saya dengan pelawak S.Bagyo, beliau sangat bersahaja,

Saya ingat, beliau kalau ke sekolah naik Sepeda gunung warna merah dan selalu pakai topi.

kalo ngajar gaya bicaranya lucu, karena medok jawa banget.


saat pertama kali mengajar kami, pak Dartoyo memperkenalkan diri, 





“Nama saya Pak Dartoyo , asal dari Golden Water”


“Hah? Apa?” kita kan bingung 


“Ada yang tau golden water?” tanya Pak Dartoyo sambil mengangkat tangannya.


Saya nengok ke kanan sambil senyum ke arah Day... eh maksudnya kebarisan anak2 yg paling belakang, 😊

mereka juga cuma cengar cengir, si  Hendra, Roby, Tommy, Dony juga geleng-geleng.


Pak Dartoyo tersenyum lebar menahan tawa, 



“Golden itu emas, Water itu boso jowone Air/Banyu, yaa Banyumas”  


begitulah perkenalan beliau.

Hihihi 😄 baru kenalan aja udah lucu si bapak ini.

Pelajaran dimulai… pak Dartoyo ini kalo ngajar seperti dongeng, lha emang pelajaran sejarah kan emang banyak cerita nya ya, tapi tidak membosankan, selalu diselingi humor dan lucu karena medok jawa nya itu

iseng-iseng setiap pak Dartoyo selesai bicara, saya mengetuk-ngetuk meja dengan pulpen,

torok tok tok tok… , torok tok tok tok… 

temen2 yg di sekitar saya, tio,  lia, evi, yuni, kasmudin, endang, pada cekikikan.


Satu kali saat pak Dartoyo bicara, dan suasana cukup hening , ndilalah suara ketukan meja saya  "torok tok tok tok…" kedengeran jelas banget,


spontan pak Dartoyo melihat saya, kirain mau marah, tapi beliau malah tersenyum lebar 😀,

“lho kok ? saya ngajar kayak dalang ya?, hahahahaha”

aya salah tingkah lah, sementara yg lain cekikikan. Hihihi hayoo loo suryooo 😄

"Yowis ngomong jowo wae",


Lalu Pak Dartoyo pun melanjutkan pelajaran pake Bahasa jawa yg medhok, saya juga  menimpali dengan ketuk meja ”torok tok tok tok… 

jadi mirip pagelaran wayang kulit

hahahahaha,😁 ini salah satu pengalaman lucu yg tak pernah saya lupakan.





Pak Dartoyo semoga sehat selalu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

anak kecil dan operator telpon, sally & paul

  Saya baca cerita ini sudah lama sekali di internet, cerita ini sederhana, tapi saya suka.  Cerita seorang operator telepon dan anak kecil...  Reader's Digest Classic, originally published in 1966 as "The Voice in the Box" Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami. Inilah telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual. Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa, kalau putaran di putar, sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata : "Operator". Dan si operator ini maha tahu. Ia tahu semua nomor telepon orang lain! Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko kue di ujung kota. Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun dirumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar putar kesakitan dan mem...

Radio FM EDP Lib

Radio EDP LIB Cilegon  MEMOAR SEBUNGKUS STIKER BIRU: KISAH RADIO " GELAP " EDPLIB CILEGON Sunyinya Kota Baja dan Desis Gelombang AM Bagi anak-anak Cilegon yang tumbuh di era 80-an akhir dan awal 90-an, pilihan hiburan kami tidak banyak. Kota Baja ini rasanya sepi sekali setelah jam sekolah usai. Kalau mau mendengarkan musik di radio, pilihannya cuma satu: Radio “Top” di frekuensi AM 1152 Khz. Kalau bosan, kami harus memutar *tuning* agak jauh mencari radio “PBS” (Pahla Budi Sakti) AM 648 yang ada di Serang. Mendengarkan radio AM zaman itu butuh kesabaran tingkat dewa. Suaranya jauh dari kata jernih. Begitu ada lampu neon di rumah yang dinyalakan, langsung muncul suara interferensi yang khas: *“Zzzsssrrrrrzzz…”* berisik sekali. Lagunya? Ah, monoton. Putarannya tidak jauh dari Pop mendayu-dayu, Dangdut, Iwan Fals, Pance Pondaag, artis-artis JK Records - lagu cengeng. Tidak ada yang sehitz radio-radio Jakarta. "Bapak lu tuh, tiap hari dengerinnya lagu itu-itu mulu. Kuping ...

Doa sholat hajat

Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Lengkap Beserta Latin dan Artinya Doa Sholat Hajat  - Setiap manusia pasti memiliki hajat atau kebutuhan baik yang bersifat khusus pribadi maupun yang bersifat umum. Namun terkadang hajat kita susah untuk terlaksana oleh karena itu kita di anjurkan untuk mengerjakan sholat hajat agar Allah SWT segera mengabulkan apa yang menjadi hajat kita. Sholat Hajat  ialah sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta kepada Allah SWT supaya yang menjadi hajat kita cepat dikabulkan oleh Allah. Waktu mengerjakannya yang baik menurut para ulama yaitu setelah mengerjakan sholat Isya sampai menjelang sholat Shubuh. Untuk bacaan  niat sholat hajat  adalah sebagai berikut: Niat Sholat Hajat أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillaahi ta'aala. Artinya: "Aku niat shalat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala." Jumlah rakaat sholat hajat dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak t...