Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Pembukaan MC

 ðŸš€ Muqqadimah 1 Sebelum lisan ini melantunkan pesan. Sebelum makna terurai dalam bingkai ucapan. Mari kita tundukkan jiwa sejenak saja. Menghadirkan syukur atas kasih-Nya yang tak bersyarat dan senantiasa ada. Tak terlihat namun terasa. Tak terdengar namun menyapa. Begitulah cinta Allah yang tak pernah alpa, menuntun langkah meski kita kadang lupa. Semoga pertemuan ini tak sekadar persinggahan, tapi menjadi awal dari keberkahan dan keridhaan. Aamiin yaa rabbal 'aalamiin. 🚀 Muqqadimah 2 Dalam teduhnya kasih yang tiada bertepi, kita berhimpun dalam ridha Ilahi. Langkah kaki ini takkan sampai di sini, jika bukan karena rahmat-Nya yang senantiasa mengiringi. Maka hari ini, sebelum kata mengalir dan hati berbicara, mari kita tundukkan jiwa, seraya mengingat-Nya dengan cinta. Dia yang tak terlihat namun selalu hadir. Dia yang tak tersentuh namun selalu mengukir. Dialah Allah, tempat semua harap berlabuh. Tempat setiap doa berlayar, meski tanpa suara yang riuh. 🚀 Muqaddimah 3 Sebelum r...

Kisah pengemudi taxi dan penumpangnya

  Sebuah kisah, Aku pengemudi taksi online. Biasa ambil shift malam. Minggu lalu, sekitar pukul 11 malam, aku menjemput seorang pria tua. Ia masuk ke mobil dan berkata, “Jangan lihat tujuan di aplikasi. Tolong antar saya ke lima tempat malam ini. Saya bayar 1 juta rupiah. Tunai. Tapi kamu jangan tanya2 kenapa, sampai semuanya selesai.” Ia menyerahkan lima alamat. Tempat pertama: sebuah rumah di pinggiran kota. Ia tidak turun. Hanya duduk di mobil, menatap rumah itu sekitar sepuluh menit. Air matanya mengalir diam-diam. “Baik. Ke tempat berikutnya.” Aku pun mengemudi. Tempat kedua: sebuah sekolah SD. Gelap. Sepi. Ia turun, berjalan ke taman bermain, duduk di ayunan. Dua puluh menit di sana. Kembali ke mobil dan berkata pelan, “Saya mengajar di sini. 43 tahun. Kenangan terindah dalam hidup saya.” Tempat ketiga: sebuah kafe tua. Ia masuk, memesan kopi, duduk sendirian di pojok. Kopi tidak diminum. Hanya duduk dan memandangi ruangan. Lima belas menit. Saat kembali ia berkata, “Saya dan...