perjalanan hidupku, aku syukuri, aku jalani, aku nikmati
terus memaknai dan mensyukuri hidup ini melalui tulisan
Selasa, 08 September 2026
1991 you're all i need
Kamis, 20 Agustus 2026
Bon Jovi Slippery When Wet 40th Anniversary
- Side A: Let It Rock, You Give Love A Bad Name, Livin’ On A Prayer, Social Disease, Wanted Dead Or Alive
- Side B: Raise Your Hands, Without Love, I’d Die For You, Never Say Goodbye, Wild In The Streets
Sabtu, 18 Juli 2026
Orang jahat makin banyak?
Disadur dari threads dr Gia Pratama
https://www.threads.com/share/BAQa4TbA_7/
Aku ketemu teman lama.
Terus dia bilang,
“Gi, lihat berita-berita sekarang kenapa orang jahat lebih banyak menang dalam kehidupan dibanding orang baik?”
Aku senyum, lalu jawab,
“Yaa Mungkin karena orang baik memang enggak hidup buat menang.”
Karena kalau kita pakai Menang dengan standar duniawi, menang itu sering berarti harus ambil lebih banyak, ambil lebih dulu, ambil semuanya.
Gak peduli cara, gak peduli konsekuensi.
Tapi orang yang hatinya baik biasanya jalan dengan cara yang berbeda.
Mereka datang dengan tulus.
Mereka sayang tanpa banyak hitung-hitungan.
Mereka tetap jujur walau kadang rugi.
Mereka enggak suka main belakang.
Mereka enggak sibuk menghitung siapa yang lebih banyak memberi.
Dan mereka enggak butuh melihat orang lain jatuh untuk merasa dirinya hebat.
Jadi ya, mungkin orang baik memang terlihat seperti kalah.
Sering kecewa.
Sering terlalu percaya.
Sering kasih kesempatan ke orang yang sebenarnya enggak layak.
Tapi mereka pulang dengan sesuatu yang enggak semua orang punya.
Hati yang tetap bersih.
Perasaan yang tetap hangat.
Dan kemampuan untuk menyayangi lagi tanpa berubah getir.
Orang baik mungkin jarang terlihat menang di depan orang banyak.
Tapi mereka bikin orang lain merasa aman.
Mereka bikin hidup terasa lebih ringan.
Mereka bikin dunia jadi sedikit lebih manusiawi.
Jadi kalau begitu,
sebenarnya siapa yang sedang menang? 😊
Yang saya liat, Orang-orang baik fokusnya memberi, berkontribusi, membangun, dan memperbaiki.
Hati seperti itu mungkin jarang terlihat mewah dan megah.
Namun kehadirannya mengubah hidup banyak orang.
Karena orang jahat ga punya batasan, semua dihajar tanpa ada border, hantam semua. Ya ucapan ya sikap, ga peduli yg penting tujuannya tcapai.
Sementara orang baik masih menerapkan border itu, meski harus berdarah2, msh menjaga nilai2, krn mrk faham akan ada balasan u perilaku apapun.
Tp yg sedih,
org baik tergilas oleh org2 jahat itu🥺
Begitulah dunia,
tapi harus yakin ya: Gusti Allah mboten sare.
Sma kelas 1-5
1-5 Kelas Sejuta Pesona
Setelah acara penataran selesai. kita pun dibagi bagi ke dalam kelas masing2.
Kelas 1-5 ini lokasinya kalo kita masuk dari gerbang sekolah, belok kiri,lurus nah pas di pojokan. Pintu nya 2 lembar, di bagian atas ada 2 buah kaca, pintu kayu khas jaman dulu, berwarna merah marun lubang kuncinya bolong, gagang pintu nya kokoh, dari besi warna hitam, terdapat dua gerendel berwarna perak ada di bagian bawah pintu. (lho kok jadi bahas pintu sih? )
saya pun masuk kelas, berhenti sejenak, lihat kiri kanan.. dan... hati ini girang bukan kepalang, horeee... sekelas sama Dayana Soemirat hahaaha....
Beberapa teman dari cilegon ternyata sekelas, Tommy Barus , Dharmawan Hendra jhony pasaribu, febri, gita widya Regita Jung, Adrian Susatio, Aleaalban Davina, madliyas, ah.. siapa lagi ya lupaa...
Saya mencari bangku kosong, seperti biasa anak cowok pasti milih deretan belakang lah yaa, tapi deretan belakang ternyata udah penuh, saya lihat kiri kanan, ah sebelah kanan, baris kedua dari belakang kosong, saya pun menaruh tas ransel alpina warna abu2 di kolong meja, teman yg duduk disebelah saya tersenyum dan ngajak salaman,
"kenalin saya Kasmudin , asal madura, tinggal di banten lama, tapi nyantren di kaujon",
"ohh... gitu" jawab saya singkat gak konsen karena ada mahluk manis desebelah kanan saya hehehe.
di baris sebelah kanan saya bener2 bikin betah, ada mahluk mahluk manis, Evi Sofia & dayana, terus saya ingat ada laura irawati, Wiwin Estiningrum, Endang Srimulyani , Nurul Thon Badawi, Dewi Lie Kurniawan, Ratna Sri Rejeki, Yani Metasari sebelahnya ada Yuni Hastuti, Elly Susanti, Yuni intan sari, bener2 oase kehidupan yang menenangkan jiwa.
Cowoknya ada Ian Solihin, Nana Mulyana, Ranu Ari Sulistyo yg pake tas akar bahar khas banten, Ade Ahmad Syaifulloh yg dari labuan, Badrudin yg orang menes, Muhtar yg pendiam tapi diem2 kocak,
hari pertama di kelas, temen2 terlihat lucu dan masih pada malu2, masih penjajakan satu sama lain.
didepan saya ada cewek manis rambutnya dikuncir dan berkacamata, makan permen warna ungu (permen apa ya?) , dan kalau nyanyi suaranya baguuss deh,
"lia" begitu dia menyodorkan tangan mungil nya ke saya. "salam kenal saya suryo"
"kenalin gue joni" tetiba dari belakang ada yg cengar cengir nyerobot mau kenalan juga sama Lia Mulyati
hahaha, jonii joniii kyknya dia terpesona nih... ciee ciee....
di bangku belakang, mejanya disambung jadi 3 meja, karena emang muridnya banyak,so pasti meja belakang ini emang yang paling reme banget. biang heboh lah, susunan personil belakang: Hendra Dharmawan , Dianto, Tommy Barus, Donny lidtourento, Ardiansyah, Roby (rohimahullah - al fatihah untukmu roby) , ini dia biangnya kehebohan hahaha, saat proses belajar, celetukan celetukan lucu yg bikin geerrrr pasti datang dari meja belakang ini,
waktu Pelajaran Fisika, nama gurunya pak Aang tapi mukanya mirip sama salah satu temen kita si Gugun mutaqqin hahaha walaupun dia menyangkal, "ah mirip gue dari mana" katanya ,
yo wis lah lumayan bikin saya cekikikan sama kasmudin.
Kasmudin ini setelah saya mengenal lebih jauh, ternyata asik dan baik orang nya, ngaji dan hafalan surat nya bagus (iyalah wong anak pesantren) dia suka menulis, pernah dia bingung mencari obyek tulisan, lalu saya bilang "kenapa tidak menulis tentang saya aja?" , eh ternyata kasmudin setuju, akhirnya dia mewawancarai saya , tanya2 perjalanan hidup saya sejak lahir sampai sma, hmm sebetulnya tidak banyak cerita dari saya yg menonjol atau berprestasi, soal hobi, olah raga, sampai cewek impian juga rasanya biasa saja,, tapi kegiatan sehari-hari saya ternyata menarik buat kasmudin. belakangan tulisannya ternyata dipuji oleh mentornya, yg merupakan kakak kelas dan pembimbing mading sekolah masa itu.
Suatu hari bu guru bahasa indonesia, (bu KinKin) ngasih kita tugas untuk berpidato di depan kelas. Satu-persatu semua murid maju. ada yg bawa contekan, ada yg lancar, ada yg bingung celingan celinguk kehabisan kata2, yg akhirnya bikin seisi kelas jadi cekikikan.
Tapi tidak dengan kasmudin, dengan percaya diri, dia maju, dan berpidato tentang Nabi Muhammad SAW, sejak lahir, masa muda, sampai menjadi nabi, kita semua terpukau, tutur bahasa nya tertata rapih, penggambaran dan pemilihan katanya membuat kita terpana dan terpukau, Bu Kinkin saja memberi pujian khusus buat kasmudin, "bagus sekali, suara nya juga lantang"
Beberapa minggu kemudian, ada lomba dakwah yang diadakan islamic center serang,
Pak Wawan Wahyudin guru agama menugaskan kasmudin untuk ikut lomba dakwah.
saya sendiri tidak nonton lomba nya, tetapi keeesokan harinya, kasmudin masuk ke dalam kelas, jalan nya cepat sambil tersenyum lebaaar banget dan ditangan kanan ada piala, lalu dia duduk di sebelah saya.
"Alhamdulillah" kata kasmudin,
"wah kas kemarin kamu juara? juara berapa?" tanya saya
"Alhamdulillah saya juara satu!" jawab kasmudin
"wah gileeee... kamu memang hebat kas" sambil saya tepuk bahu nya.
"ayo sana segera ke Pak Wawan". kata saya,
hari sabtu sore, saat upacara , (inget masa kelas 1 kita masuk sore, upacaranya hari sabtu sore), kasmudin dipanggil ke depan oleh kepala sekolah, diberi piala dan diumumin sama kepala sekolah bahwa dia juara dakwah tingkat sma se kabupaten serang.
saya sebagai teman sebangku ikut bangga dong.
Murid Baru
Sebulan kita sekolah, udah lumayan saling kenal, udah berbaur, kita udah mulai ngerti sifat2 temen, udah ngerti siapa yg jago basket, kyk Donny Lidtourento, Solihin, yah ternyata anak klub basket "gundala", panteslah yaaa, terus yg suka nyanyi, yg suka jajan (gue ding), yg pinter, yg kocak, baik yg pendiem, yg cantik.. eiits ini mah dari hari pertama udah tau hihihihi
Pas pelajaran PMP, gurunya pak Almasis Fathoni, pak Almasis ini tinggi, berkacamata dan berkumis, naik motor vespa warna biru, cara ngajarnya sabar, enak dan santai, kita jadi cepet ngerti, apalagi PMP kan bikin ngantuk,
suatu sore , saat matahari mulai condong ke barat, duh silau bener deh, soalnya kelas kita tuh tembok atasnya jaring2 kawat bolong, dibawahnya kaca, gak ada gorden pula, jadi silauuu meen, tapi buat saya ini jadi pemandangan indah, karena buat mahluk-mahluk manis yg berpipi putih akan keliatan kemerah merahan kena pantulan matahari, ciee ciee uuhuuuyyy,
hari itu kita pakai baju pramuka, coklat-coklat, belajar butir2 Pancasila, pak almasis juga pakai baju pramuka , seperti biasa ngajar dengan sabar dan santai sambil berdiri,
Tok Tok Tok.....
tiba-tiba ada yg mengetuk pintu.
permisi... seorang guru masuk, perawakannya agak kecil, lincah, pakai sepatu kets eagle warna putih, namanya pak diah dirman, guru olah raga.
"permisi Pak Almasis, mau nganter murid baru"
"oh silahkan" jawab pak almasis
"anak-anak ini ada murid baru, pindahan dari bogor"
Masuklah si murid baru.
Gue, hendra, tommy, dianto, tyo, ngakak sejadi jadinya, HUAHUAHUAHUAHUAAHAHA,
"perkenalkan namanya Aton Ikhnaton", kata pak diah sambil bingung,
"Lho kenapa nih? emangnya kalian udah pada kenal?"
"Woiii Ton, ngapain lu disini?", tommy teriak kenceng banget,
"Hahaahaha"
Aton cuma cengar cengir sambil milin milin rambut nya yg ikal.
"udah kenal paak, ini temen saya dari SD-SMP" jawab gue
akhirnya aton duduk dibelakang deket Roby Donny Lidtourento & Hendra, karena sisa bangku kosong tinggal itu.
sore itu, suasana kelas makin seru, karena aton udah banyak yg kenal dan aton mahh memang kocak dan supel, cepet akrab sama temen2 sekelas.
Jam Istirahat berbunyi
jam istirahat kita jam 15.00 s.d 15.30, sore, tanda bel istirahat diumumin pake toa sekolah yg disambung sama sirine, nngguuuiiingngng ttoooeeeettttt, kira2 gitu deh bunyinya hahahaha jadul banget yak.
isi kelas berhamburan keluar, ada beberapa tempat yg dituju sama temen2, di sebrang sekolah ada baso mas mintox, baso nya kumplit, ada yg kecil, polos, urat dan yg segede bola tenis, ada mie ayam dan es puter juga, biasanya cewek nihbl yg suka baso pake sambel sampe kuah nya merah, Vera Malina, Andriz Apriyanto, Hayyah Azwar suka makan disini, biasaya saya kesini kalo udah nabung 2-3 hari, maklum uang jajan sehari cuman 1000 perak, itu pun yang 400 perak buat naik bis pp serang cilegon, sisanya baru buat jajan.
sebelah nya mang aceng, ada warteg. saya suka makan disini karena murah, penjualnya ibu-ibu, Warung ini cukup ramai, Sigit Nur Rachmat, alm Jhony auri, Rio Ceker, Nurul amri, Irul, telly, Rd Suryana, Iji, dsb suka nongkrong disini, (sssttt...) di samping warung anak2 suka pada ngerokok, karena memang tempatnya cukup strategis dan tersembunyi. Menu favorit saya adalah nasi, tempe orek, telor balado 1/2, sama teh manis, pas 400 perak, jadi saya punya cukup uang buat ongkos pulang naik bis.
Di antara ruang guru dan musholla juga ada kantin, jual alat tulis, berbagai cemilan cepuluh, juga aneka gorengan. biasanya anak2 cewek yang suka kesini kyk Ratu Fitri Fauziah, Riny Handayani dan geng nya, Meita Nurdiani, Anie Meilany, Novie Henty, karena praktis gak perlu jauh2 keluar sekolah. Saya juga suka kesini setelah sholat ashar, sambil cuci mata lihat mahluk2 manis, uuhuyy seegerrrrr.
Sholat Ashar
Musholla sekolah ini adanya agak di belakang, kita wudhu pakai bakiak kayu, kalo jalan suaranya asik deh, “ tak tok tak tok”, tempat wudhunya dekat taman di depan lab kimia / biologi.
depan musholla gak ada rak sepatu, jadi berserakan aja gitu, dan baunya jangan tanya deh. Bhuadeggg hahaha, mushollanya gak terlalu besar, bisa nampung 20 orang, sejadahnya juga bau badheg, karena ruangannya memang lembab. Kipas angin besar diatas tidak cukup kuat untuk mengusir bau nya. Tapi disitulah kita jadi belajar sholat yg khusuk, karena cepet2 pengen selesai hihihihi.
Regita Jung, yang tomboy ternyata rajin sholat lho, entah beneran atau emang ada cowok yg diincer, hihihihi.. tapi ya judulnya sholat sih ( maap ya git, jangan cubit gue ya pliss)
suatu hari pernah ditanya sama aton,
“Git, mau kemana?”
“sholat lah"
“Emang lu masih inget gerakannya?”
“sialan”
Hahahahaha itu lah salah satu kocaknya si Aton Ikhnaton dan geng bangku belakang, jahil lucu dan membuat suasana selalu hangat.
Pelajaran berakhir tepat jam 17.00
kita berhamburan keluar kelas ke seberang jalan untuk menunggu bus serang-merak atau rangkas-merak menuju pulang.
kadang2 ada bus sri maju yang baru keluar dari pool membolahkan kita naik. lumayan, ongkos 200 perak tapi bisa merasakan kenyamanan naik bus antar kota.
Pak Sutarjo
Pelajaran matematika memang sulit buat sebagian orang tidak terkecuali gue, gak terlalu suka, yah kyknya gue memang gak berjodoh dengan matematika, dari sd sampe kuliah nilai matematika gue selalu ngepas, itu aja udah sukur , yg penting lulus, tapi nilai pelajaran gue selain matematika hmm… jangan tanya, sama aja ding ngepas buat lulus, hahahahahahaha
Nah guru matematika kelas satu ini unik sekali, dan luar biasa sabar. Namanya pak Sutarjo, motornya vespa warna biru, badannya tinggi, rambutnya ikal, murah senyum, kadang tanpa ekspresi, gerak geriknya lucu, kalo anak2 pada ribut, pak sutarjo ini mah cuek aja, tetep ngajar seperti biasa, gak marah,gak negur juga, betapa sabar dan baik.
Suatu hari ada ulangan matematika, dan si bapak guru ini cuek aja lho, duduk santai di depan kelas, tanpa ekspresi, yg nyontek yg tukeran lembar jawaban, yg ngobrol, didiemin aja tuh hahahahahaha tapi biar kata nyontek dsb, yaaa kok nilai gue ngepas-ngepas aja yaaa hahahaha
...bersambung...
*ngumpulin serpihan kenangan yang berserakan...
