Di rel-rel panjang yang ramai, Tersisa sunyi dan bisu yang pilu… Suara besi yang mengantar harapan, menjadi saksi tangis yang tak tertahankan.
Ya Allah… di antara gemuruh dihati ini, ada doa-doa yang jatuh bersama air mata, niat saudara saudarali kami sederhana, ingin pulang, ingin bertemu keluarga, namun takdir memanggil lebih dahulu,
Ya Rabb Yang Maha Pengasih… peluklah saudara saudari kami dalam rahmat-Mu,
ampunilah segala dosa yang tersembunyi, terimalah amal baik yang pernah mereka beri. Lapangkan kubur mereka dengan cahaya-Mu, jadikan lelah mereka sebagai saksi kesabaran, hapuskan rasa sakit yang mereka rasakan, gantikan dengan damai di sisi-Mu yang abadi. Untuk keluarga yang ditinggalkan… kuatkan hati mereka yang retak, keringkan air mata yang tak kunjung reda, dan tanamkan keikhlasan di dalam dada.
Bimbing kami untuk tetap bersujud,
meski jiwa terasa rapuh dan kehilangan arah.
Di ujung rel yang sunyi ini,
kami titipkan doa terbaik kami
untuk mereka yang telah pergi,
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. 🤲😔


Tidak ada komentar:
Posting Komentar