Langsung ke konten utama

Dunia ini indah kawan !

Depok, 3 November 2026.

Di antara deru klakson yang saling bersahut dan riuh jalanan kota yang tak pernah benar-benar tidur, sering kali dada kita terasa sesak tanpa sebab yang jelas. 

Suhu percakapan di luar sana kian memanas, kabar-kabar perselisihan memenuhi layar genggam, sementara meja kerja terus menuntut sisa-sisa tenaga yang kian menipis.

 Belum lagi bisikan halus tentang standar hidup yang seolah tiada batasnya—memaksa kita terus berlari mengejar bayang-bayang pencapaian yang tak pernah usai.

Rasa jenuh itu nyata. Lelah, penat, bosan, dan sesekali amarah yang tertahan di kerongkongan, pada akhirnya kerap kali hanya berujung pada rasa pasrah yang hampa. Kita merasa kecil, terseret dalam pusaran rutinitas yang menguras jiwa, hingga lupa kapan terakhir kali benar-benar bernapas lega.

Namun, di tengah segala kepungan beban itu, mari kita jeda sejenak. Tarik napas panjang dan perlahan, lalu hembuskan segala beban yang menumpuk di pundak. Biarkan dunia luar berlari sesaat tanpa kita.

Tengoklah ke luar jendela. Dunia ini sesungguhnya masih menyimpan keindahan yang tulus dan belum tersentuh riuhnya ambisi. Lihatlah bagaimana matahari sore melimpahkan sinar keemasannya yang teduh, menyentuh dedaunan dengan kelembutan yang menenteramkan. Dengarkan tawa polos anak-anak kecil di sudut jalan—tawa murni yang lahir bukan dari kelimpahan materi, melainkan dari hati yang belum dicemari prasangka dan kekhawatiran esok hari.

Perhatikan pula bunga-bunga liar dan rumput hijau yang bergoyang pelan, serta liukan dahan pohon yang begitu luwes merespons hembusan angin. Mereka tidak melawan arus, tidak pula tergesa-gesa; mereka hanya hidup, mekar pada waktunya, dan berserah pada ketetapan alam dengan penuh keanggunan.

Segala hal sederhana ini adalah pengingat yang lembut bagi jiwa kita yang letih. Hidup bukan sekadar perlombaan untuk memenangkan segalanya, melainkan perjalanan untuk menyadari kehadiran rahmat yang selalu ada di sekitar kita.

Di hari paling melelahkan sekalipun, napas yang masih mengalir, ketenangan di penghujung senja, dan secangkir kopi hangat adalah anugerah nyata yang layak disyukuri. 

Tenangkanlah hati yang resah. 

Segala hiruk pikuk ini pada akhirnya akan berlalu, namun kebaikan, kedamaian hati, dan kasih sayang semesta akan selalu ada menyambut kita pulang.

Letakkanlah sejenak bebanmu di tanah. Pejamkan mata perlahan, dan dengarkan detak jantungmu sendiri—ia belum pernah berhenti berjuang untukmu, bahkan di saat kamu merasa paling rapuh.

Dunia mungkin riuh menuntut segalanya darimu, namun Tuhan tidak pernah memintamu memikul seluruh bumi di pundakmu. Lihatlah langit senja yang perlahan meredup, ia tak pernah cemas akan malam, sebab ia tahu fajar selalu menepati janji.

Jika sehelai rumput yang terinjak pun masih diberi embun untuk kembali segar, bagaimana mungkin hidupmu yang berharga ini luput dari penjagaan-Nya?

Tarik napasmu dalam-dalam, rengkuh udara sejuk yang masuk hingga ke dasar dada, lalu hembuskan bersama segala perih, sesal, dan ketakutanmu. Kamu masih ada di sini, kamu telah melangkah sejauh ini, dan kamu utuh.

Maka nikmat Tuhan manakah lagi yang hendak kau dustakan?

air mata yang jatuh dalam keheningan sore ini adalah bukti bahwa jiwamu masih hidup, hatimu masih lembut, dan pulang ke dalam pelukan kedamaian-Nya selalu menjadi tempat terbaik untuk beristirahat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

anak kecil dan operator telpon, sally & paul

  Saya baca cerita ini sudah lama sekali di internet, cerita ini sederhana, tapi saya suka.  Cerita seorang operator telepon dan anak kecil...  Reader's Digest Classic, originally published in 1966 as "The Voice in the Box" Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami. Inilah telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual. Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa, kalau putaran di putar, sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata : "Operator". Dan si operator ini maha tahu. Ia tahu semua nomor telepon orang lain! Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko kue di ujung kota. Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun dirumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar putar kesakitan dan mem...

Radio FM EDP Lib

Radio EDP LIB Cilegon  MEMOAR SEBUNGKUS STIKER BIRU: KISAH RADIO " GELAP " EDPLIB CILEGON Sunyinya Kota Baja dan Desis Gelombang AM Bagi anak-anak Cilegon yang tumbuh di era 80-an akhir dan awal 90-an, pilihan hiburan kami tidak banyak. Kota Baja ini rasanya sepi sekali setelah jam sekolah usai. Kalau mau mendengarkan musik di radio, pilihannya cuma satu: Radio “Top” di frekuensi AM 1152 Khz. Kalau bosan, kami harus memutar *tuning* agak jauh mencari radio “PBS” (Pahla Budi Sakti) AM 648 yang ada di Serang. Mendengarkan radio AM zaman itu butuh kesabaran tingkat dewa. Suaranya jauh dari kata jernih. Begitu ada lampu neon di rumah yang dinyalakan, langsung muncul suara interferensi yang khas: *“Zzzsssrrrrrzzz…”* berisik sekali. Lagunya? Ah, monoton. Putarannya tidak jauh dari Pop mendayu-dayu, Dangdut, Iwan Fals, Pance Pondaag, artis-artis JK Records - lagu cengeng. Tidak ada yang sehitz radio-radio Jakarta. "Bapak lu tuh, tiap hari dengerinnya lagu itu-itu mulu. Kuping ...

Doa sholat hajat

Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Lengkap Beserta Latin dan Artinya Doa Sholat Hajat  - Setiap manusia pasti memiliki hajat atau kebutuhan baik yang bersifat khusus pribadi maupun yang bersifat umum. Namun terkadang hajat kita susah untuk terlaksana oleh karena itu kita di anjurkan untuk mengerjakan sholat hajat agar Allah SWT segera mengabulkan apa yang menjadi hajat kita. Sholat Hajat  ialah sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta kepada Allah SWT supaya yang menjadi hajat kita cepat dikabulkan oleh Allah. Waktu mengerjakannya yang baik menurut para ulama yaitu setelah mengerjakan sholat Isya sampai menjelang sholat Shubuh. Untuk bacaan  niat sholat hajat  adalah sebagai berikut: Niat Sholat Hajat أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillaahi ta'aala. Artinya: "Aku niat shalat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala." Jumlah rakaat sholat hajat dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak t...