Langsung ke konten utama

Surah Al -Ikhlas

Keutamaan Surat Al-Ikhlas

1. Setara dengan Sepertiga Al-Qur’an

  • Rasulullah ﷺ bersabda: “Qul huwallahu ahad sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Muslim, Abu Sa’id al-Khudri)

  • Membacanya sekali = pahala sepertiga Al-Qur’an.

  • Dua kali = pahala dua pertiga Al-Qur’an.

  • Tiga kali = pahala seperti membaca seluruh Al-Qur’an.

2. Dibangunkan Istana di Surga

  • Membaca 10 kali → Allah membangunkan satu istana di surga.

  • Membaca 20 kali → dua istana.

  • Membaca 30 kali → tiga istana. (HR. Ahmad, At-Thabrani)

3. Dicintai Allah SWT

  • Seorang sahabat senang membaca Al-Ikhlas karena di dalamnya terdapat sifat Ar-Rahman. Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah Ta’ala mencintainya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Perlindungan dari Setan dan Fitnah Kubur

  • Membaca 11 kali setelah Subuh → setan tidak mampu menggoda. (HR. Ali bin Abi Thalib)

  • Membaca saat sakit menjelang wafat → terhindar dari fitnah dan siksa kubur.

5. Penghapus Dosa

  • Membaca 50 kali → diampuni dosa selama 50 tahun. (HR. Anas bin Malik)

  • Membaca 100 kali → dihapuskan dosa-dosa, kecuali dosa besar seperti pertumpahan darah dan harta benda.

6. Membuka Pintu Rezeki

  • Membaca 1.000 kali dengan istiqamah → Allah melapangkan rezeki.

  • Kisah seorang sahabat yang mengamalkan membaca Al-Ikhlas 3 kali setiap masuk rumah, akhirnya Allah melapangkan kehidupannya.

7. Doa Dikabulkan

  • Membaca doa dengan menyebut sifat Allah dalam Al-Ikhlas → doa diijabah. (HR. Ahmad)

8. Menyembuhkan Rasa Sakit

  • Rasulullah ﷺ ketika sakit membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, lalu mengusapkan ke bagian tubuh yang sakit. (HR. Aisyah RA)

9. Hidup Diberkahi

  • Membaca sekali → diri diberkahi.

  • Dua kali → keluarga diberkahi.

  • Tiga kali → diri, keluarga, dan kerabat diberkahi.

  • Membaca 12 kali → dibangunkan istana di surga.

10. Pahala yang Sangat Besar

  • Dalam Isra’ Mi’raj, ribuan malaikat membaca Al-Ikhlas dan menghadiahkan pahala kepada siapa saja yang membacanya. Rasulullah ﷺ bersabda: “Qul huwallahu ahad tertulis di sayap Jibril.”

Surat Al-Ikhlas meski pendek, memiliki keutamaan luar biasa: setara sepertiga Al-Qur’an, pembuka rezeki, penghapus dosa, perlindungan dari setan dan fitnah kubur, serta jaminan istana di surga. Membacanya dengan istiqamah membawa keberkahan hidup dan kecintaan Allah SWT.

hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak satu kali maka seolah-olah ia telah membaca 1/3 Al-Qur’an. Dan barangsiapa membacanya dua kali maka seolah-olah ia telah membaca 2/3 Al-Qur’an. Dan barangsiapa membacanya tiga kali maka seolah-olah ia telah membaca seluruh Al-Qur’an. Barang siapa membacanya sebanyak 11 kali maka Allah membangunkan untuknya rumah di surga yang terbuat dari intan merah.”

Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi (Allah) yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya surah Al-Ikhlas sebanding (dengan) sepertiga Al Quran.”

Dari sahabat Mu’adz bin Anas Al-Juhanii radhiallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata:

“Siapa yang membaca ‘Qul huwallahu ahad’ (surah Al-Ikhlas) sampai ia merampungkannya sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan untuk istana di surga.” (HR. Ahmad)

Dari Ali bin Abi Thalib ia berkata Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“barangsiapa yang membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 11 kali setiap selesai sholat subuh maka setan tidak akan dapat menggodanya untuk melakukan perbuatan maksiat”

Dari Abu Darda’ bahwa Rasulullah SAW bersabda: 

‘Apakah seorang di antara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al Qur’an dalam semalam?’ Mereka mengatakan: ‘Bagaimana kami bisa membaca seperti Alquran?” Lalu Nabi bersabda: ‘Qul huwallahu ahad itu sebanding dengan sepertiga Al Qur’an.” (HR Muslim).

Dari ‘Abdullah bin Buraidah dari Bapaknya, sesungguhnya Nabi SAW mendengar seseorang berkata: 

‘Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, Sungguh Engkau Allah dzat yang ‘Ahad, yang tidak tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan-Nya’. 

Maka Nabi SAW  bersabda: ’Sungguh, dia meminta kepada Allah dengan Nama-Nya yang agung, yang jika seseorang meminta dengan Nama tersebut, maka permintaannya akan diberikan, dan jika berdo’a dengan nama tersebut, maka doanya akan dikabulkan.” (HR Ahmad).

Setelah selesai membaca mereka mengatakan: 

“ya Tuhan kami, kami hibahkan pahala membaca surat Al Ikhlas ini kepada orang yang membaca surat Al Ikhlas ini baik ia laki-laki maupun perempuan,” 

dan para sahabat pun dibuat kagum, tercengang mendengarnya lantas Rasulullah bersabda: 

“herankah kamu wahai sahabat-sahabatku? Mereka menjawab ya benar kami heran,” 

Nabi SAW pun melanjutkan “Demi Allah yang diriku di tangan Nya Qul Huwallahu Ahad tertulis di sayap jibril.”





Komentar

Postingan populer dari blog ini

anak kecil dan operator telpon, sally & paul

  Saya baca cerita ini sudah lama sekali di internet, cerita ini sederhana, tapi saya suka.  Cerita seorang operator telepon dan anak kecil...  Reader's Digest Classic, originally published in 1966 as "The Voice in the Box" Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami. Inilah telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual. Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa, kalau putaran di putar, sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata : "Operator". Dan si operator ini maha tahu. Ia tahu semua nomor telepon orang lain! Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko kue di ujung kota. Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun dirumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar putar kesakitan dan mem...

Radio FM EDP Lib

Radio EDP LIB Cilegon  MEMOAR SEBUNGKUS STIKER BIRU: KISAH RADIO " GELAP " EDPLIB CILEGON Sunyinya Kota Baja dan Desis Gelombang AM Bagi anak-anak Cilegon yang tumbuh di era 80-an akhir dan awal 90-an, pilihan hiburan kami tidak banyak. Kota Baja ini rasanya sepi sekali setelah jam sekolah usai. Kalau mau mendengarkan musik di radio, pilihannya cuma satu: Radio “Top” di frekuensi AM 1152 Khz. Kalau bosan, kami harus memutar *tuning* agak jauh mencari radio “PBS” (Pahla Budi Sakti) AM 648 yang ada di Serang. Mendengarkan radio AM zaman itu butuh kesabaran tingkat dewa. Suaranya jauh dari kata jernih. Begitu ada lampu neon di rumah yang dinyalakan, langsung muncul suara interferensi yang khas: *“Zzzsssrrrrrzzz…”* berisik sekali. Lagunya? Ah, monoton. Putarannya tidak jauh dari Pop mendayu-dayu, Dangdut, Iwan Fals, Pance Pondaag, artis-artis JK Records - lagu cengeng. Tidak ada yang sehitz radio-radio Jakarta. "Bapak lu tuh, tiap hari dengerinnya lagu itu-itu mulu. Kuping ...

Doa sholat hajat

Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Lengkap Beserta Latin dan Artinya Doa Sholat Hajat  - Setiap manusia pasti memiliki hajat atau kebutuhan baik yang bersifat khusus pribadi maupun yang bersifat umum. Namun terkadang hajat kita susah untuk terlaksana oleh karena itu kita di anjurkan untuk mengerjakan sholat hajat agar Allah SWT segera mengabulkan apa yang menjadi hajat kita. Sholat Hajat  ialah sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta kepada Allah SWT supaya yang menjadi hajat kita cepat dikabulkan oleh Allah. Waktu mengerjakannya yang baik menurut para ulama yaitu setelah mengerjakan sholat Isya sampai menjelang sholat Shubuh. Untuk bacaan  niat sholat hajat  adalah sebagai berikut: Niat Sholat Hajat أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillaahi ta'aala. Artinya: "Aku niat shalat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala." Jumlah rakaat sholat hajat dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak t...