Kenangan Jaman SD: Kebaikan Pak Siswo di Masa EBTANAS
Jaman SD dulu, saat masih ada EBTANAS, suasana ujian terasa begitu menegangkan. Kami anak-anak kecil datang pagi-pagi dengan seragam merah putih, membawa pensil 2B, pulpen, penghapus, type-x dan doa dari orang tua.
Salah satu ujian yang paling saya ingat adalah pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya bagian mengarang. Buat anak SD waktu itu, mengarang bukan hal mudah, tapi saya ingat betul sudah mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.
Guru saya waktu itu bernama Pak Siswo. Sosok guru sederhana, tegas dan semangat, tapi sangat peduli pada murid-muridnya. Beliau termasuk dalam tim penilai ujian. Meski lembar jawaban diperiksa oleh guru dari sekolah lain, Pak Siswo rupanya sangat memperhatikan hasil anak-anak didiknya.
Ketika nilai keluar, nilai Bahasa Indonesia saya ternyata tidak bagus, karena tidak mengerjakan soal mengarang. Ada yang terasa aneh. Pak Siswo seolah tidak percaya.
Dengan penuh keyakinan beliau berkata, “Suryo itu bukan anak bodoh. Tidak mungkin dia tidak membuat karangan.” Kalimat sederhana itu sampai sekarang masih teringat di hati saya. Bukan soal nilai semata, tapi karena ada seorang guru yang percaya pada muridnya.
Pak Siswo lalu bersikeras meminta tim pengawas dan penilai untuk mengecek ulang. Dicari satu per satu lembar jawaban ujian mengarang. Dan ternyata benar… lembar jawaban saya terselip di antara lembar soal. Bukan hilang, hanya luput dari pemeriksaan.
Alhamdulillah, setelah ditemukan, nilai Bahasa Indonesia saya akhirnya menjadi bagus sebagaimana mestinya.
Kini setelah puluhan tahun berlalu, kenangan itu tetap hangat di hati. Kadang hidup bukan hanya tentang kepintaran, tapi tentang hadirnya orang baik yang percaya kepada kita di saat orang lain mungkin ragu.
Terima kasih, Pak Siswo.
Jasa dan kebaikan bapak tidak pernah saya lupa. Mungkin tanpa kegigihan bapak waktu itu, cerita masa kecil saya akan berbeda. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat, kesehatan, dan tempat terbaik untuk panjenengan.
Matur nuwun, Pak Siswo. 🙏

Tidak ada komentar:
Posting Komentar